Ingin Sukses Menjadi Agen Bisnis Ekspedisi JNE? Simak Dulu Analisanya!

Bisnis Ekspedisi
0 295

Bisnis Ekspedisi – Jika kita amati perkembangan dunia ekspedisi di Indonesia, mungkin wajar jika kita angkat topi dengan salah satu perusahaan ekspedisi terbesar bernama JNE. Jalur Nugraha Ekakurir atau JNE ini memang baru dirintis tahun 1990 lalu namun kiprahnya di dunia jasa pengiriman barang baik domestik maupun luar negeri tak terbantahkan.

Berkaca dari kisah sukses pengusaha ekspedisi, terutama yang menjalin bisnis kemitraan dengan JNE, peluang di bisnis ini terbilang menggiurkan. Ini bisa kita lihat dari makin bertambahnya jumlah pengguna jasa JNE yang hampir menjangkau semua kecamatan di Indonesia. Hal ini sekaligus membuktikan profesionalitas JNE sebagai satu-satunya layanan ekspedisi terbesar milik swasta yang ada di Indonesia.

Analisa dan Prospek Bisnis Agen JNE

Disini kita akan membahas analisa peluang bisnis agen JNE, termasuk prospek, detail perkiraan biaya modal, tata cara dan persyaratannya. Bagaimana cara memulai bisnis waralaba franchise bisnis ekspedisi pengiriman paket cepat ini? Menguntungkan atau malah rugi?

Karena  beberapa alasan yang disebutkan sebelumnya, saat ini banyak yang berlomba membuka bisnis ekspedisi agen JNE. Kondisi ini makin diperkuat dengan bertambah maraknya bisnis online shop yang memprioritaskan pengiriman barang ke konsumen melalui jasa ekspedisi, termasuk JNE salah satunya.

Kita tak bisa tutup mata jika mewabahnya bisnis toko online di Indonesia tak lepas dari startup nama-nama besar seperti OLX (dulu Toko Bagus), Lazada, Zalora, Bhineka, Bukalapak, Blibli, Blanja, Tokopedia, Elevenia, dan masih banyak lagi nama besar online shop lainnya.

Hampir setiap merchant tersebut selalu menggunakan jasa ekspedisi sebagai media untuk mendistribusikan barang ke pelanggan, dengan salah satu mitra bisnis mereka adalah JNE. Berawal dari sinilah banyak sekali keuntungan yang bisa diperoleh agen bisnis JNE yang mewakili tiap-tiap kota di Indonesia.

Mau Memulai Bisnis Agen JNE, Berapa Modalnya?

Bisnis ekspedisi agen JNE tidak membutuhkan modal besar. Bahkan bisa dibilang bisnis waralaba ini adalah usaha franchise dengan modal paling kecil dengan keuntungan lebih besar. Untuk modal awal kita hanya butuh dana sekitar Rp 3,5 juta, itupun nanti akan dikembalikan pada kita namun berbentuk perlengkapan bisnis, termasuk Surat Perizinan dari kantor pusat JNE.

Disamping dana tersebut kita diwajibkan menyetor uang sekitar Rp 5 juta sebagai jaminan. Dana Rp 5 juta tadi tentu bisa kita ambil setelah durasi kontrak dengan JNE habis. Cukup mudah dan fair. Bicara masalah prospeknya sendiri masih cukup besar mengingat bisnis berbasis online dipastikan jauh lebih berkembang kedepannya dibanding bisnis offline.

Potensi Prospek Keuntungan Bisnis Agen JNE

Potensi keuntungan bisnis agen JNE berdasarkan kebijakan perusahaan JNE maka keuntungan dibagi dengan sistem prosentase. Dalam hal ini keuntungan dibagi-bagi menjadi beberapa kategori tingkatan keagenan. Lebih lengkapnya simak detailnya berikut:

  • Agen dengan omset kurang dari Rp 5 juta per-bulan mendapat bagi hasil sebesar 22%
  • Agen dengan onset Rp 5 juta – Rp 10 juta per-bulan mendapat bagi hasil sebesar 25%
  • Agen yang sukses membukukan profit diatas Rp 10 juta per-bulan maka akan memperoleh keuntungan sebesar 27%
  • Komisi untuk penjualan produk OKE sebesar 15%
  • Komisi untuk penjualan produk trucking sebesar 10%

Catatan: Semua bonus yang diberikan berlaku untuk semua produk layanan JNE termasuk SS, YES, produk Reguler, dan pengiriman paket internasional.

Coba kita pelajari prosedur bisnis ekspedisi agen JNE diatas, cukup simple bukan? Nah, jika kita mampu membukukan profit Rp 10 juta per-bulan maka kita mendapat keuntungan 27% atau Rp 2,7 juta per-bulan tanpa harus keluar modal lagi. Katakanalah dana jaminan di JNE Rp 5 juta hilang, maka dana kita akan kembali dalam waktu 2 bulan saja.

Leave A Reply

Your email address will not be published.