Tompi, Jangan Diskriminasi Cuman Transportasi Yang Diatur

0 31

Cargo.id – Tompi, penyanyi dan seorang dokter mengatakan pelaksanaan Transportasi yang diatur seperti kondisi sekarang nampaknya terlalu memberatkan, bahkan sampai jam kerja juga ikut diatur. Menurut Tompi, jika jam operasi transportasi diatur namun jam kerja kerja tidak diatur maka akan berisiko pada membludaknya penumpang.

“Perlu di-synchronize terutama berhubungan pelaksanaan transportasi massal itu harus disinergikan jam kerja. Otomatis kebutuhan orang transportasi nggak berkurang tapi kebijakan jam kerja seperti sekarang nggak akan cukup,” ujarnya dalam sebuah acara webinar, Selasa (26/5/2020).

Dia menuturkan, pemerintah perlu melakukan intervensi jam kerja. Dia menjelaskan, dengan penerapan social distancing maka transportasi massal tidak akan cukup menampung penumpang.

Baca juga : Tarif Ongkir Jasa Pengiriman Cargo Secara Umum

“Mungkin pemerintah mengintervensi jam kerja perusahaan-perusahaan. Kalau semuanya kerjanya mulai jam 8 pagi otomatis orang akan sebelumnya. Dengan kuota sama besar, tapi dilakukan sosial distancing nggak akan cukup, akhirnya orang akan berantem, akan kisruh juga. Kalau misalnya jam kerja dibagi ada yang masuk jam 7, jam 10, jam 4 sore sehingga populasinya terbagi,” jelasnya.

Tak hanya itu, berkaca pada membludaknya penumpang seperti di bandara beberapa waktu lalu, Tompi mengusulkan agar penjualan tiket dilakukan secara online.

“Karena pembatasan kaya kemarin kalau kita lihat berita orang mudik di airport sampai numpuk, yang jadi masalah karena tiketnya belum online, proses-proses registrasi belum online, sehingga orang harus ngumpul. Udah gitu antisipasi pintunya kurang cepet,” jelasnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.