Sektor Logistik Mulai Terapkan Smartport Di Masa New Normal

0 14

Cargo.id – Sektor logistik sedang mengalami masa fluktuasi setelah pandemi corona, di masa new normal tersebut sektor ini mencoba melaksanakan Sistem Smartport atau pelabuhan pintar.

Sistem ini dirasa bakal menjadi solusi bagi sektor logistik. Kolaborasi, komitmen serta manajemen perubahan menjadi kunci sukses dapat terbentuknya pelabuhan pintar ini.

Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC Arif Suhartono menuturkan perusahaannya tengah melangkah menuju konsep pelabuhan pintar tersebut, melalui dua indikator utama yakni digitalisasi internal dan eksteral yang berujung pada digital.

Menurutnya, digitalisasi internal akan mewujudkan menjadi perusahaan digital, sementara fokus eksternal akan mewujudkan pelanggan digital, kolaborasi keduanya menjadikan aktivitas ini sebagai digital bisnis. Adapun, terdapat tiga kunci utama yang harus disiapkan agar pelabuhan pintar dapat terwujud, yakni komitmen, manajemen perubahan dan kolaborasi.

Baca juga : Tarif kiriman kargo ke Aceh dari Bandung

“Komitmen tak hanya dari IPC, tapi dari seluruh pemangku kepentingan, sudah banyak hal yang dilakukan tapi berjalan lambat karena ini akan mengubah semua kebiasaan stakeholder,” jelasnya dalam acara Ngobrol Bisnis, Jumat (12/6/2020).

Adapun, lanjutnya, manajemen perubahan sangat membutuhkan kepemimpinan yang kuat dari top level perusahaan serta leading sektor yang mewujudkan pelabuhan pintar. Dengan demikian, kolaborasi yang akan mewujudkan smartport dengan keterbukaan dan kolaborasi pertukaran data, digital bisnis pun dapat tercapai.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Perhubungan Laut Arif Toha Tjahtjagama menuturkan pandemi Covid-19 tidak menyurutkan aktivitas logistik, pelayanan logistik terus berjalan walaupun terjadi sedikit penurunan akibat permintaan yang terkendala.

Baca juga : Jasa Pindahan Kantor di Medan

Namun, menyambut kenormalan baru, pandemi virus corona mengajarkan hal penting agar kegiatan ekonomi turut memperhatikan aspek ekologi. Dengan demikian, smartport dapat menjadi salah satu solusinya melalui penerapan internet of things (IoT), dan kecerdasan buatan.

“Digitalisasi pelabuhan dapat meningkatkan efisiensi dan pelayanan pelabuhan. Teknologi informasi pun sudah menjadi isu strategis dalam sumber daya guna mendorong terwujudnya pelabuhan pintar,” paparnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.