ASDP Indonesia Ferry Sudah Antar Ratusan Ribu Kendaraan Logistik Untuk Dukung PSBB

0 54

Cargo.id – Penghentian sementara angkutan penumpang untuk moda laut, dan hanya mengangkut angkutan logistik selama masa pembatasan Sosial berskala Besar (PSBB) juga dilaksanakan PT ASDP Indonesia Ferry.

Dari tujuh cabang utama yang dilayani ASDP, yakni Merak, Bakauheni, Ketapang, Lembar, Batam, Bitung, dan Kayangan, tercatat 688.836 unit kendaraan logistik mulai dari golongan V hingga IX telah dilayani selama periode Maret-April 2020.

Corporate Secretary ASDP Indonesia Imelda Alini mengatakan fokus ASDP saat ini menjaga agar penyeberangan logistik tetap berjalan lancar. Sehingga, mobilisasi logistik mampu menjaga pasokan kebutuhan pokok di daerah.

“Selama pandemi covid-19 trafik truk barang di sejumlah lintasan utama mengalami kenaikan. Di Merak dan Bakauheni rata-rata naik 2-3 persen. Tercatat masing-masing cabang utama itu selama dua bulan terakhir mengangkut 183.642 unit truk untuk Merak, dan Bakauheni sebanyak 178.920 unit. Prediksi kami, mobilitas logistik terus meningkat jelang Idulfitri,” ujar Imelda dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, 7 Mei 2020.

baca juga :

Selain Merak dan Bakauheni, cabang utama yang juga mengalami peningkatan yakni cabang Batam dan Bitung. Dari Cabang Batam, geliat logistik menunjukkan peningkatan sekitar lima persen dibandingkan tahun lalu. Tercatat, jumlah truk barang selama Maret-April sebanyak 10.966 unit bila dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 10.438 unit.

Untuk Bitung, Sulawesi Utara, tercatat kendaraan logistik yang dilayani mencapai 2.760 atau naik 4,5 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 2.641. Jumlah barang curah yang diangkut sebanyak 2.080 karung atau naik 600 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya 343 karung.

“Salah satu fokus layanan ASDP ialah di sektor logistik karena sebagian besar wilayah Indonesia yang berbentuk kepulauan ini sangat tergantung dengan angkutan penyeberangan, utamanya dalam distribusi kebutuhan pokok,” tutur Imelda.

Layanan logistik ASDP juga menjadi andalan di timur Indonesia, yakni Papua. Di Cabang Merauke ASDP mengoperasikan empat unit kapal yaitu KMP Bambit dan KMP Muyu dengan homebase di Merauke. Lalu KMP Binar di Agats dan KMP Kokonao di Pomako.

“Keempat kapal ini menjadi andalan masyarakat di Papua, dari kota Merauke dan Timika dalam mendukung mobilitas dan pendistribusian kebutuhan bahan pokok hingga ke daerah pedalaman Asmat,” jelasnya.

Adapun pelayanan logistik di Merauke berjalan terjadwal sebanyak 2-3 kali trip ke wilayah pedalaman, dengan memuat barang curah berisi kebutuhan pokok.

“Selama April tercatat muatan curah yang dilayani mencapai 1.288 ton per meter kubik, atau naik 201 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 641 ton per meter kubik,” tutup Imelda.

Leave A Reply

Your email address will not be published.