Transportasi Umum Atau Pribadi Mana Yang Lebih Aman Di Pandemi

0 19

Cargo.id – Banyak orang mengatakan bahwa kendaraan Pribadi memberikan keamanan lebih dari pada kendaraan umum/transportasi umum. Namun pertanyaanya adalah mana yang lebih baik. Mengenai hal ini jawab bisa sesuai dengan obyektifitas masing – masing.

Namun pada akhirnya kita harus mengutamakan keselamatan dan kesehatan mana yang bisa lebih mencegah virus Corona.

Kedua jenis transportasi ini memiliki prosedur protokol kesehatan masing-masing. Mari kita bandingkan mana yang lebih baik?

Penerapan Social Distancing di Kendaraan Pribadi dan Transportasi Umum

Pertama, kendaraan pribadi meminimalisasi interaksi dengan orang lain sehingga penerapan social distancing bisa diterapkan dan kemungkinan penularan virus berkurang. Kenapa berkurang? Karena jumlah orang yang naik kendaraan dibatasi dua atau tiga orang saja.

Baca juga : Jasa Pindahan Rumah di Kota Bandung

Dengan argumentasi tersebut, kendaraan pribadi lebih dapat menerapkan social distancing.

Kedua, bagaimana dengan kendaraan umum?. Penerapan social distancing dan protokol kesehatan pada kendaraan umum seperti TransJakarta, KRL, bus, angkatan umum bisa diterapkan. Misalnya saja mengurangi jumlah penumpang, memberikan marka silang jaga jarak, penumpang diwajibkan mengenakan masker dan membersihkan tangan dengan hand sanythizer hingga pembatasan jumlah moda transportasi.

Terkadang protokol kesehatan ini bisa diterapkan, akan tetapi petugas transportasi umum tidak bisa sepenuhnya mengawasi penumpang yang melanggar protokol kesehatan. Ini meliputi masuk kendaraan yang kapasitasnya sudah dibatasi agar tidak telat ke kantor atau, melepas masker saat tidak ada petugas. Bila terjadi banyak pelanggaran, resiko penularan bisa meningkat.

Bisa dibilang separuh kendaraan umum dapat menerapkan social distancing, sedangkan separuhnya lagi tergantung pengawasan penerapan social distancing, dan factor-faktir lainnya.

Kita semua percaya kalau penerapan protocol social distancing berjalan baik dan semua penumpang kendaraan umum menerapkan protokol kesehatan, mungkin saja tingkat penularan Corona bisa menurun di masa New Normal.

Penerapan Keamanan dan Higienis pada Kendaraan Pribadi dan Transportasi Umum

Dari segi kebersihan, kendaraan publik milik pemerintah seperti transjakarta, MRT, KRL, dan moda transportasi publik lainnya cukup terjaga. Memang sejumlah penumpang masih tidak peduli dengan kebersihan dan suka membuang sampah sembarangan. Untungnya petugas kebersihan di stasiun MRT, KRL atau halte Transjakarta cukup cekatan membersihkan saranatransportasi umum sebelum dan sesudah beroperasi.

Baca juga : Cara Mendapatkan Harga Murah Dari Sewa Mobil Online Ketika Traveling

Ada pun kebersihan kendaraan umum lainnya yang dikelola perusahaan swasta seperti angkot, bajaj, mikrolet, bus dalam kota dan antar kota, bergantung kepada pemilik kendaraan umum tersebut.Jika pemiliknya peduli dengan kebersihan kendaraan, kamu bisa menumpangi transportasi publik dengan aman dan nyaman.

Berbeda dengan transportasi uum, pemilik kendaraan pribadi memiliki kontrol penuh atas keamanan dan kebersihan kendaraan yang digunakan. Untuk menjaga kebersihan, secara berkala pemilik bisa mencuci mobil di tempat pencucian, agar pengendara tetap merasa bersih dan higienis. Patut diingat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan seperti mengenakan masker dan sediakan hand sanitizer.

Singkatnya, kamu bisa memilih kendaraan pribadi atau transportasi publik dalam bepergian. Syaratnya kendaraan tersebut memenuhi protokol kesehatan di masa new normal saat ini.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.