Multimoda Penting Untuk Keberlangsungan Bisnis Transportasi Logistik

0 32

Cargo.id – Siti Ariyanti ketua Indonesia Multimodal Transport Association (IMTA) mengatakan bahwa angkutan multimoda menjadi sebuah bagian penting dari sistem logistik transportasi. Model ini menjadi bagian penting juga untuk persaingan global.

“Penghapusan ketentuan multimoda karena ketakutan dan keterbatasan pemahaman menjadi langkah mundur dalam industri logistik nasional dalam menghadapi persaingan global. Padahal dengan multimoda ini kekuatan modal, kompetensi, jejaring dan teknologi menjadi kuncinya,” kata Siti saat berbincang kepada wartawan di Jakarta, Jumat (10/7).

Siti menjelaskan angkutan multimoda berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2011 adalah angkutan barang dengan menggunakan paling sedikit dua moda transportasi yang berbeda. Rujukannya berdasarkan satu kontrak yang menggunakan dokumen angkutan multimoda dari satu tempat barang diterima oleh badan usaha angkutan multimoda ke suatu tempat yang ditentukan untuk penerimaan barang tersebut.

Baca juga : Tarif Rapid Test Terus Naik, Bikin Kesal Banyak Supir Truk

“Angkutan multimoda merupakan komponen penting dari sistem logistik karena angkutan barang dalam aktivitas logistik pada umumnya menggunakan lebih dari satu moda transportasi,” jelasnya.

Lantas ketika persaingan global sudah semakin nyata, menurut Siti, sungguh tidak tepat jika pengaturan angkutan multimoda perlu dihapus. “Rasanya menjadi sangat tidak tepat dan keliru,” ujarnya.

Wakil Ketua IMTA, David Rahadian, angkutan multimoda telah diatur dalam United Nations Convention On International Multimodal Transport of Goods ( Tahun 1980) dan dalam ASEAN Framework Agreement On Multimodal Transport (AFAMT).

baca juga : Jasa Import Barang dari Malaysia

Peran angkutan multimoda, kata dia, semakin penting dengan adanya agenda integrasi sistem logistik ASEAN menuju kepada perwujudan pasar tunggal ASEAN.

“Integrasi sistem logistik ASEAN dan ASEAN Framework Agreement On Multimodal Transport menyiratkan adanya liberalisasi di bidang jasa angkutan multimoda di kawasan ASEAN,” jelasnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.